Selasa, 17 Oktober 2017

Persatuan Umat Islam Kabupaten Bogor Siapkan Pemuda Andal

BOGOR – Sedikitnya 80 mahasiswa dan pelajar, mengikut kaderisasi yang dilakukan DPD Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Bogor, Sabtu dan Minggu (27-28/8/2016).

Menurut Ketua DPD PUI Kabupaten Bogor, Samsi Akbar Aflaf, kaderisasi menjadi program utama PUI. Selain itu, kaderisasi menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan organisasi agar tidak stagnan.
“ Ini sekaligus proses regenerasi, dan estapet kepemimpinan,” kata Samsi kepada Radar Bogor.  
Dikatakannya, pemuda merupakan pilar kebangkitan. Ia menyebut, potensi yang dimiliki pemuda tidak bisa diabaikan. Apalagi pemuda merupakan bagian dari anshittaghyr wal bina (unsur perubahan dan pembangunan).
“ Banyak sejarah mencatat, setiap perubahan pasti dipelopori oleh kalangan muda. Karena pemuda memiliki idealisme dan produktivitas yang tinggi,” ucapnya lagi.
Ia berharap, kaderisasi ini PUI bisa menyiapkan Pemuda yang siap menyelamatkan generasi muda dari keterpurukan moral

Aklamasi, Samsi Pimpin Hipsindo Kabupaten Bogor

BOGOR-Samsi Akbar Aflah, terpilih sebagai Ketua Himpunan Perusahaan Konstruksi Indonesia ( Hipsindo) Kabupaten Bogor periode 2015-2017. Samsi terpilih secara aklamasi dalam rapat pleno yang diadakan di Sekretarian PUI Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2015).
Samsi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PUI Kabupaten Bogor ini menggantikan ketua lama, Adiansyah. “ Hipsindo ini adalah bagian dari organisasi profesi yang siap bermitra dengan masyarakat, Pemkab Bogor, dan organisasi jasa konstruksi lainnya di Kabupaten Bogor,” kata Samsi saat mengunjungi Graha Pena Radar Bogor, Rabu (18/11/2015).
Menurut Direktur CV TAHA ini, Hipsindo siap membantu Pemkab Bogor membangun bumi Tegar Beriman. Selain itu, ia berharap, anggota Hipsindo yang berjumlah 30 lebih perusahaan, bisa mendapatkan proyek, baik dari pemerintah maupun swasta sesuai prosedur dan nilai etik yang benar.
“ Terpenting, saya mengajak seluruh anggota Hipsindo bisa bekerja secara profesional,” ucapnya.
Rapat pleno ini dipimpin langsung perwakulan Hipsindo Provinsi Jawa Barat, Jaelul Basri. Selain memilih kepengurusan baru, rapat pleno juga membahas visi dan misi dua tahun ke depan.

(dkw)

Pemuda PUI Dilatih Jadi Pemimpin Berkualitas

Ingin mencetak kader dakwah yang berkualitas, ratusan Pemuda Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Bogor, segera dilatih untuk menjadi pemimpin. Pelatihan kepemimpinan atau biasa disebut trainning Intisab ini akan dilaksanakan, Sabtu (5/3) di SDIT PUI Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Mereka akan dibekali ilmu yang mumpuni sebelum terjun ke masyarakat.
"Pelatihan ini untuk mencetak kader terbina dan mandiri atau ‘Katam’," kata Ketua DPD PUI Kabupaten Bogor Samsi Akbar Aflah, Jumat (4/3)

Menurut Samsi, saat ini PUI menargetkan bisa menjaring 2.000 kader Pemuda PUI Kabupaten Bogor. Nantinya, kader Pemuda PUI ini akan dilatih dan dididik untuk menjadi seorang yang mandiri.
"Kabupaten Bogor sudah ada 12 ribu kader Pemuda PUI. Saat ini PUI ingin menuju 2.000 kader pemuda PUI," ucapnya.
Sementara, pelatihan akan diikuti oleh 75 kader Pemuda PUI, 25 Pelajar PUI (Hijar), dan 25 kader Himpunan Mahasiswa (Hima) PUI. "Pelatihan akan berlangsung dua hari, pertama di Tenjolaya dan hari kedua di Kampung Resort Salaca Tenjolaja," tandas Samsi.
Para aktivis Pemuda PUI merupakan muslim kelas menengah terdidik yang memiliki jangkauan jaringan yang luas. Lulusan training ini juga sudah ada duta-duta PUI yang disekolahkan ke luar negeri, seperti Turki.

Pemuda PUI dengan jaringan sekolah-sekolah yang dimilikinya berhasil menanamkan mental persistent, kratif dan semangat kompetisi sehingga menghasilkan lulusan-lulusan terbaik.
Melalui doktrin intisab PUI yang dimiliki antara lain Islam atau perbaikan merupakan jalan perjuangan. Bahwa setiap kader Pemuda PUI sudah terbiasa untuk melakukan perbaikan diri; menambah kapasitas, siap berkompetisi dengan pemuda lain, baik nasional maupun internasional.
Begitu pun memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), bagi Pemuda PUI keterbukaan global ini justru bisa menjadi sebuah peluang. PUI sendiri sudah memiliki banyak kader terdidik yang siap bersinergi lintas negara.

Meski sudah terlatih menjadi aktivis unggulan di kampus, pemerintah diharapkan bisa mempersiapkan program kerja yang riil.
"Masyarakat yang belum siap harus dilatih dengan keahlian yang beragam. Mulai dari usaha keratif (UKM), skill dan wawasan global yang tanpa melupakan nila-nilai Pancasila dan UUD 1945." katanya. (dey)

PUI Kabupaten Bogor Latih Pemuda Menuju 2.000 Kader


Pelatihan kepemimpinan atau biasa disebut trainning Intisab ini akan dilaksanakan pada Sabtu  (05/03/2016) di SDIT PUI Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
“ Pelatihan ini untuk mencetak kader terbina dan mandiri atau ‘Katam’,” kata Ketua DPD PUI Kabupaten Bogor, Samsi Akbar Aflah kepada Pojokjabar, Jumat (04/03/2016).
Menurut Samsi, saat ini PUI menargetkan bisa menjaring 2.000 kader Pemuda PUI Kabupaten Bogor. Nantinya, kader Pemuda PUI ini akan dilatih dan dididik untuk menjadi seorang yang mandiri.
“ Kabupaten Bogor sudah ada 12 ribu kader Pemuda PUI. Saat ini PUI ingin menuju 2.000 kader pemuda PUI,” ucapnya.
Sementara, pelatihan akan diikuti oleh 75 kader Pemuda PUI, 25 Pelajar PUI (Hijar), dan 25 kader Himpunan Mahasiswa (Hima) PUI.
“ Pelatihan akan berlangsung dua hari, pertama di Tenjolaya dan hari kedua di Kampung Resort Salaca Tenjolaja,” tandas Samsi.(dkw/pj)

Yayasan Al-Intisab Bogor menyelenggarakan Tahrif Ramadhan 1434 H

Yayasan Al-Intisab Bogor menyelenggarakan Tahrif Ramadhan 1434 H, Selasa (1/7/2013). Acara dihadiri ribuan orang. “Jamaah sebanyak ini adalah warga PUI,” kata pendiri dan Ketua Yayasan Al-Intisab Bogor, Samsi Akbar Aflah.
Turut hadir juga di acara tersebut Sekretaris Majelis Syuro PUI  yang juga calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Jawa Barat, H. Nazar Haris. Dalam sambutannya, Nazar mengatakan, yang dilakukan Samsi Akbar sebagai kader PUI pantas dicontoh seluruh kader PUI yang lain.
Tahrif Ramadhan Yayasan Al-Intisab Bogor juga dihadiri Sekda Kabupaten Bogor, Hj. Nurhayanti, yang saat ini menjadi calon Wakil Bupati Bogor berpasangan dengan H. Rahmat Yasin (Bupati Bogor saat ini).
Tahrif Ramadhan tersebut dirangkai dengan acara tasyakuran Akhir Tahun Pelajaran 2012-2013. Menurut Samsi, ini merupakan kegiatan rutin tahunan setiap kenaikan kelas atau kelulusan yang di Bogor lebih populer dengan nama Samenan”.
Hadir juga dalam acara tersebut Ketua Dewan Pertimbangan Daerah PUI Kab. Bogor  KH. Encep Tdjuddin Noor, KH. Drs. Ahmad Djwaeni,MA sebagai muwajih, Drs. KH. Cecep Sonhaji (Ketua Bagian Dakwah dan Tarbiyah PUI Kabupaten Bogor). Tampak hadir pula Sekretaris FKDT Kabupaten Bogor yang juga Ketua DPC PUI Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Ust. Jalaludin Al Mahali.
Ingin Melahirkan Generasi Tangguh
Yayasan Al-Intisab di Kp. Kandang Sapi, Desa Leuwimekar, Kec. Leuwiliang, Kab. Bogor didirikan Samsi Akbar Aflah yang kini menjabat Sekjen DPD PUI Kab. Bogor.
Yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemanusiaan ini ia rintis sejak 2005. Kini Yayasan Al-Intisab sudah memiliki berbagai lembaga pendidikan, di antaranya PAUD Islam Terpadu Al-Intisab, Taman Pendidikan Al-Quur’an ( TPQ ) Al-Intisab, Madrasah Diniyah Al-Intisab, serta Majlis Taklim Al-Fadhilah.
Saya sengaja mendirikan pendidikan keagamaan non formal, sebab pendidikan agama Islam di sekolah formal sudah sangat terbatas,” kata Samsi. “Hal ini tentunya bentuk pengabdian saya sebagai kader PUI dalam melakukan dakwah di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Samsi Akbar Aflah yang juga Direktur CV. TAHA ini mengatakan, latar belakang dirinya ingin membangun Yayasan Al-Intisab Bogor ini karena karena ingat dengan Qur’an Surat An-Nisa ayat 9 , “Dan hendaklah kamu sekalian takut kepada Allah SWT, seandainya kamu meninggalkan generasi yang lemah dalam bidang ilmu pengetahuan dan kesejahteraan mereka” .
Dasar pemikiran yayasan yang dibangun Samsi itu adalah untuk melahirkan Generasi Robbani yang senantiasa menjadikan Allah SWT sebagai orientasi dalam kehidupanya serta memiliki kecerdasan dan kemampuan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang menjadin pilar bagi tegaknya kemuliaan umat di zaman ini.
Menurut Samsi, hal itu menjadi harapan bagi semua hamba Allah SWT yang ada dimuka bumi ini. “Sebagai upaya mewujudkan harapan itu, maka yayasan kami siap menjadi fasilitator dalam merealisasikan agenda besar tersebut. Yayasan kami juga mengajak kaum Muslimin untuk andil berkontribusi dalam beramaliah,” kata Samsi. (mel/puijabar.org)*